Senin, 16 Mei 2016

Kerinduan



Dalam detik ini aku masih terjaga dan dalam lamunanku teringat pula tentang dirimu, dalam pelupuk mataku masih tergambar jelas bayangan, sifat, senyuman, keraguan dan rasa malu yang kadang tergambar dalam raut wajahmu.
Aku bukan penyair seperti Kahlil Gibran menggambarkan cinta penuh makna. Bukan pula Ibnu Qayyim Al Zaujiyyah yang dapat menafsirkan cinta yang sulit untuk dimengerti.
Namun ada hal yang ingin kusampaikan.
Banyak..
Mungkin pada waktu saat kita bersua, tidak akan cukup! Untuk melukiskan perasaan yang penuh warna dan tercampur penuh dengan emosi ini.

Aku mencoba memulai dari kehidupanku ini, sampai sekarang aku sangat bersyukur, Dia meniupkan ruh pada jasad ini, dan diberikaanNya pula hati yang merupakan tempat menyimpan semua perasaan termasuklah cinta. Termasuklah cintaku padamu? Apakah aku salah mendapatkan rasa itu? Apakah aku salah bila selalu merindukanmu? Apakah aku terlalu naif untuk mencoba memberontak rasa ini? Itu semua masih menjadi misteri…..

Misteri yang belum pernah aku temukan jawabannya? Sampai saat ini bahkan esok masih belum bisa aku temukan jawabannya

Rasa yang begitu dalam hingga menjadi perih!!!
Sangat perih bila berpaling darinya?! Namun apa daya, semuanya itu adalah fana!! Iamjinasiku terlalu tinggi? Membuat aku melayang, terbang tak tentu arah hingga aku lupa dan tersesat, mengapa menjadi seperti ini? Adakah suatu kesalah? Adakah dosa?

Tak seorangpun dapat mengetahuinya!
Maafkan aku jika salahku terlalu banyak
Maaf jika aku dulu telah menunggumu!
Kasih…
Maafkanlah aku…
Maafkanlah dirimu…
Dan aku akan memaafkan diriku sendiri…
Kasih…
Bukankah kita hidup sekali saja?
Bukankah kita pantas hidup dalam kebahagiaan? Maka hendaknya kita ciptakan kebahagiaan dalam hidup kita.
Sesungguhnya takkan kita jumpai hari esok. Yang ada hanya hari ini yang menjadi kenyataan maka jalanilah dengan penuh syukur dan cinta.

terimakasih karena telah mewarnai perjuangan kertas 100 mimpiku.
terimakasih atas kerinduan yang kau tuliskan dalam secarik kertas ini.
jika kau bersamaku nanti, akan kukatakan aku adalah orang yang paling bahagia.. 
sampai jumpa di Cherry Blossom Tunnel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar